Sejarah D~NET
Awal pendirian D~NET ditandai dengan lahirnya
suatu pelayanan jasa akses internet dial-up
dengan kecepatan delapan kali lebih besar dari
perusahaan ISP lainnya yang ada saat itu. Internet
backbone yang menjadi andalan utama D~NET
ditunjang
oleh saluran utama fiber optic dan di backup
oleh satelit yang terkoneksi langsung ke internet
backbone di Amerika Serikat. Seluruh sistem
dan jaringannya di desain oleh konsultan teknologi
informasi internasional yang handal yang memungkinkan
D~NET berkembang dengan pesat dan dapat mengakomodasi
peningkatan pengguna individual yang terus meningkat.
Desain sistem yang besar dan handal adalah sangat
penting mengingat fokus D~NET adalah membangkitkan
minat pengguna individual internet di Indonesia
dan sekaligus mendorong korporasi untuk mulai
menggunakan teknologi informasi.
Seiring dengan berkembangnya
dunia usaha di Indonesia, maka mulai tahun 2000
perusahaan membuat suatu divisi baru yang dinamakan
“ D~NET-IT
Infrastructure & Connection”.
Divisi ini khusus melayani segala kebutuhan
korporasi, mulai dari perencanaan, perancangan,
instalasi sampai dengan implementasi infrastruktur
network. Sebagai jasa tambahan, divisi ini juga
melayani berbagai konfigurasi jaringan komputer
dengan platform yang berbeda dan dengan tingkat
pengamanan yang sesuai dengan kebutuhan tiap
korporasi. Dalam hal ini Dyviacom memberikan
mutu koneksi internet dan infrastruktur yang
handal dan berkualitas kepada para pelangannya.
Pada akhir tahun 2000, D~NET berhasil mencatatkan diri di Bursa Efek Jakarta
(kode saham D~NET) sebagai perusahaan internet
pertama di Indonesia yang masuk ke bursa saham.
Sejak itu dukungan dan kepercayaan publik semakin
meningkat terhadap kinerja D~NET. Melihat
semakin membaiknya iklim usaha di Indonesia,
maka D~NET meningkatkan fokusnya kepada pasar
korporasi yang sedang berkembang ini dengan
meningkatkan pelayanan dan sumber daya manusianya
yang profesional.
|